Berita Terkini

Optimalisasi RPP Raih Partisipasi

KPU-SITUBONDO. Rumah Pintar Pemilu ( RPP) merupakan program unggulan KPU RI. Melalui program RPP pendidikan kepemiluan dan demokrasi dapat berjalan secara berkelanjutan. "jika kawan-kawan bisa mengembangkan RPP secara kreatif dan inovatif, maka tingkat partisipasi masyarakat dapat dipastikan meningkat. Jelas Gogot Cahyo Baskoro Divisi Parmas KPU Jatim saat diskusi interaktif Sabtu (6/7/2019) hari ini, di Harmadha Joglo Magetan. Pria kelahiran Magetan ini melanjutkan bahwa KPU harus kreatif dalam mengembangkan RPP, terutama dalam hal fundraising. Tidak cukup hanya bersandar pada anggaran yang ada. Karena sangat terbatas. Oleh sebab itu manfaatkan dana-dana CSR yang ada. Tapi ingat, ini tidak boleh mengikat pada KPU dan tidak menodai profesionalitas dan integritas kita sebagai lembaga penyelenggara pemilu". Ungkapnya. Agenda diskusi interaktif yang dikemas secara berkelompok ini Divisi Parmas KPU Situbondo bergabung dikelompokkan 4 bersama Divisi Parmas KPU kab/kota lainnya. Kebetulan materi kelompok 4 adalah optimalisasi RPP dalam meningkatkan par masyarakat. Dari diskusi santai sambil lalu guyon, ngopi dan Ngudud. Banyak ide-ide kreatif dari peserta bagaimana seharusnya RPP itu dikembangkan di masing-masing KPU kab/kota. Misalnya pengadaan RPP mobile. Dengan strategi ini RPP dapat secara proaktif dan masif menyentuh segmentasi yang lebih luas. (Nw)  

Apresiasi Relasi Divisi Parmas Jatim Undang Relawan

kab-situbondo.kpu.go.id - Peran relawan demokrasi (Relasi) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam keberhasilan peningkatan masyarakat dalam pemilu. "Relasi ini menjadi program unggulan KPU RI. Oleh karena itu kita harus mengapresiasi kinerja mereka. Malam ini kita mengundang tiga relawan terbaik di Jawa timur". Ungkap Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Sosdikli & Parmas KPU Provinsi Jawa Timur. Penganugerahan Relasi terbaik Jawa Timur ini diberikan disela-sela Rakor Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam pemilihan Umum 2019, Jumat (5/7/2019) hari ini di Harmadha Joglo Magetan. Adapun tiga relawan terbaik pemilu 2019 adalah Muhammad Zamzuri Kabupaten Trenggalek, Isna Az-zahra Kabupaten Bojonegoro dan Wilda Kumali Sari dari Kota Malang. Tiga relawan berprestasi tersebut secara bergantian mempresentasikan pengalamannya selama menjadi relawan demokrasi. Ada yang menarik ketika mereka ditanya apa yang paling berkesan saat melakukan sosialisasi. "Kami sering kali disangka sales atau Sales Promotion Girl (SPG) oleh orang-orang saat melakukan sosialisasi di lapangan". Ungkap Wilda Relawan Kota Malang dengan wajah sendu. Yang tak kalah dramatisnya lagi, testimoni Zamzuri "Pernah teman relasi hendak dihakimi oleh seseorang karena disangka Tim Sukses Pasangan calon. Untungnya saya membawa kartu tanda anggota (KTA) Relawan Demokrasi, hingga suasana dapat dikendalikan". Papar Zamzuri yang juga aktif sebagai kader Ansor Trenggalek ini. Hal yang sangat diapresiasi oleh KPU Jawa timur, remaja yang mengaku masih jumlo ini bersama rekan Relasi lainnya adalah berhasil mengabadikan pengalaman dan kenangannya sebagai relawan menjadi buku bunga rampai yang berjudul 'Matinya Golput". "Ini kerja-kerja demokrasi luar biasa. Wajib kita apresiasi. Saya berharap kedepannya Relasi-relasi kita semakin berkualitas. Sehingga tingkat partisipasi masyarakat kita dalam pemilu juga semakin meningkat dan berkualitas. Ujar Komisioner KPU yang Istikomah di divisi Parmas ini. (Nw)

Dengan Meme, KPU lawan Hoax Pemilu

kab-situbondo.kpu.go.id - Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan Umum menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan pemilu. Di Jawa Timur pada pemilu tahun 2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikan. "Angka partisipasi masyarakat 82,5 ℅ dipemilu 2019 menjadi kebanggaan kita bersama sebagai bagian dari keluarga besar KPU Jawa Timur". Ungkap Chairul Anam, ketua KPU Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya di acara Rakor Evaluasi Partisipasi Masyarakat, Jumat (5/7/2019) di Harmadha Joglo Kabupaten Magetan. "Namun prestasi ini terkadang disalah pahami oleh sebagain masyarakat sehingga berpotensi melahirkan hoax pemilu. Misalnya meningkatkannya angka partisipasi masyarakat diasumsikan meningkatkan nya angka pemilih fiktif. Ini hoax yang harus kita lawan". Lanjut mantan Komisioner KPU kota Surabaya. Yang menarik adalah jika pada umumnya hoax atau mispersepsi itu dilawan diskursif. KPU Jatim justru menggunakan "Meme" sebagai strategi melawan hoax. "Mengapa kita mengunakan Meme dalam menekan hoax pemilu. Karena masyarakat diera medsos ini terutama segmen generasi melineal lebih mudah disugesti melalui Meme ketimbang pendekatan diskursif". Jelasnya. Sementara itu Gogot Cahyo Baskoro, divisi Parmas menegaskan "ini tugas kawan-kawan divisi Parmas KPU Kab/Kota menekan dan meminimalisir merebaknya hoax disepanjang tahapan pemilu, melalui kerja-kerja kehuman". Ujar pria kelahiran asli Magetan ini. (Nw)

Jelang Perkara di MK KPU RI Fasilitasi Penyelesaian PHPU

Tanggal 9 hingga 12 Juli 2019 adalah jadwal persidangan awal sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). KPU RI fasilitas penyelesaian PHPU bagi KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota yang terpapar sengketa PHPU 2019. Agenda Fasilitasi Penyelesaian PHPU ini diselenggarakan kemaren, Jumat (5/7/2 019) di Hotel Grand Mercure Jakarta. "Alat bukti, kronologi dan jawaban dalil-dalil pemohon sudah kita siapkan. Nanti akan di fasilitasi oleh Lawyer KPU RI". Ungkap Marwoto ketua KPU Situbondo yang juga hadir di agenda Fasilitasi tersebut. Ketika dikonfirmasi terkait lokus atau abjek sengketa PHPU, Samsul Hidayat Divisi Hukum dan Pengawas KPU Situbondo menjelaskan untuk Dapil Jawa Timur 3 ada PHPU DPRD provinsi dan untuk DPRD Kabupaten ada di Dapil Situbondo 5 yang meliputi Kecamatan Bungatan, Mlandingan, Suboh dan Sumber Malang. "Daftar alat bukti (DAB) sudah kita siapkan, hari ini kita konsultasikan dengan tim Lawyer KPU RI. Harapan kita DAB KPU lengkap, otentik dan valid. Hingga bisa menjawab dalil-dalil Pemohon". Ujar mantan ketua PPK Besuki ini. Di agenda Fasilitasi Penyelesaian PHPU 2019 yang diselenggarakan KPU RI ini, Divisi Hukum di dampingi oleh ketua KPU Situbondo sendiri. Ikut mendampingi juga Kasubag Hukum, bapak Roby, SH dan stafnya. (Nw)

Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan  KPU Situbondo Buka Kotak

kab-situbondo.kpu.go.id - Beberapa bulan lagi tahapan pemilIhan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Situbondo 2020 sudah menanti. Hal yang urgen untuk dipersipakan adalah daftar pemilih. Dalam rangka menyiapkan hal tersebut, sesuai petunjuk Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), KPU Situbondo membuka kotak untuk mengambil DPK (daftar pemilih Khusus) (Kamis, 04/07/2019) hari ini. “atas dasar surat KPU RI nomor 942 tertanggal 25 Juni 2019 perihal Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan, KPU Situbondo membuka kota untuk mengambil formulir Model. A.DPK-KPU. Formulir ini kemudian akan kita input ke Sidalih.” Ungkap Usman Hadi, Divisi Data dan Informasi KPU Situbondo. Lebih lanjut Pria yang juga mantan Ketua BPD ini menjelaskan bahwa pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan selanjutnya akan digunakan sebagai bahan daftar pemilih untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Situbondo tahun 2020 mendatang. Hadir dalam kegiatan pembukaan kota yang bertempat di aula Situng KPU Situbondo ini Ketua Bawaslu Situbondo, Murtapik, S.Sos didampingi oleh komisioner Bawaslu lainya, yakni M. Farid dan Slamet. Terlihat hadir pula kepolisian setempat, perwakilan Dinas Kependudukan Situbondo dan Kesbangpol Kabupaten Situbondo. Terkait banyaknya pihak-pihak yang hadir dalam prosesi pembukaan kotak tersebut, Marwoto, Ketua KPU Situbondo ketika dikonfirmasi menjelaskan “ini amanah KPU RI dan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku agar dalam setiap kegiatan pembukaan kotak, KPU hendaknya berkoordinasi dengan Bawaslu, pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya”. Ujar Pria yang akrab dipanggil Pak Wot ini. “kami hendak memastikan bahwa dalam konteks pembukaan kotak KPU Situbondo benar-benar sudah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada”. Ujar Murtapi, pria yang akrab dipanggil Lopa.(Nw)

Jadi Gudang, KPU Jatim himbau hidupkan RPP

kab-situbondo.kpu.go.id - "Salah satu media sosialisasi pemilu yang efektif dan strategis adalah rumah pintar pemilu (RPP). Jadi bagi KPU Kab/kota yang RPPnya terlanjur menjadi gudang, segera hidupkan kembali peran RPP". Hal tersebut disampaikan Chairul Anam Ketua KPU Provinsi Jawa timur dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, hari ini Jumat (5/7/2019) di Rumah Joglo Kabupaten Magetan. Pak Anam begitu beliau akrab dipanggil melanjutkan bahwa RPP merupakan laboratorium sekaligus inkubator yang melahirkan pemilih-pemilih yang partisipatif dalam demokrasi elektoral. "Saya sangat berharap kawan-kawan KPU kab/kota, terutama divisi Sosdikli dan Parmas untuk mengintensifkan kembali lembaga RPP ini. Undang saja komunitas-komunitas atau para pemilih pemula untuk datang ke RPP. Melalui media RPP kita dapat memperkenalkan pemilu secara dekat kepada masyarakat". Ungkap pria yang juga mantan komisioner KPU kota Surabaya ini. Ketika dikonfirmasi terkait merebaknya hoax di pemilu tahun 2019 ketua KPU Jatim ini menjelaskan pendidikan dan sosialisasi pemilu melalui RPP ini dapat menjadi media pencerahan masyarakat, "melalui RPP ini kita bisa menanamkan pencerahan pada masyarakat terutama bagi pemilih milenial, sehingga mereka tidak termakan oleh Hoax". Ungkapnya. Diakhir pernyataannya Anam menegaskan "RPP harus kita revitalisasi kembali, ruhnya adalah divisi Parmas". (Nw)