Berita Terkini

MK TERBITKAN BRPK KPU SIAP HADAPI SENGKETA

kab-situbondo.kpu.go.id - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerbitkan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kemaren (01/7/2019). Kemudian tahap selanjutnya adalah penyampaian salinan permohonan dan pemberitahuan sidang pertama kepada pihak termohon, pihak terkait dan Bawaslu. Adapun gelar sidang pendahuluan untuk sengketa pemilu Legislatif 2019 dijadwal pada tanggal 9 hingga 12 Juli 2019 mendatang. Untuk PHPU Situbondo yang terdaftar dalam BRPK Mahkamah Konstitusi adalah Situbondo 5 untuk DPRD Kabupaten dan dapil Jatim 4 untuk DPRD Provinsi. Partai pemohonnya Nasdem. “Ya Situbondo 5 masuk dalam list BRPK Mahkamah Konstitusi untuk DPRD Kabupaten, dan Dapil Jatim 4 untuk DPRD Provinsi. Pemohonnya Partai Nasdem yang terregistrasi dengan nomor perkara 186-05-14/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019”. Papar Samsul Hidayat Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Situbondo saat dikonfirmasi via telpon genggamnya. Lebih lanjut pria berkacamata ini menjelaskan bahwa hanya Situbondo 5 yang teregistrasi dalam BRPK. “Ya kami sedikit lega hanya ini yang teregistrasi BRPK, padahal dalam PHPU Pemilu Legislatif ini pemohon banyak”. Selorohnya sambil tersenyum lebar. “indentifikasi masalah, penyusunan kronologi fakta-fakta dilapangan, penyusunan daftar alat bukti (DAB) sudah kita siapkan secara lengkap dan valid”. Imbuhnya sambil menutup telpon. Sementara itu ketua KPU Situbondo, Marwoto menyampaikan “dengan terbitnya BRPK ini persoalan PHPU ini lebih jelas. Lokus dan objek sengkatanya. Dengan demikian KPU saya yakin lebih siap menghadapinya”. Tegasnya. Terkait bagaimana kesiapan KPU Situbondo dalam gelar perkara sengketa PHPU Pemilu Legislatif 2019 di MK. Pria yang sering terlihat berkacamata ini menjelaskan “kita sangat siap menghadapi PHPU ini. Kemaren (01/7/2017) Divisi Hukum dan Pengawasan serta Divisi Data dan Informasi sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Situbondo. Ini penting karena kesamaan persepsi sesama lembaga penyelengaraan Pemilu akan menjadi faktor penunjang dalam keberhasilan di sidang sengketa PHPU di MK”. Ungkapnya. (Nw)

DEADLINE LAPORAN AKHIR KEUANGAN KPU GELAR RAKOR BERSAMA PPK

KPU-Situbondo. Kamis (27/6/2019) KPU Situbondo melaksanakan Rapat Koordinasi laporan akhir pengelolaan keuangan badan Adhoc Pemilu tahun 2019. Rakor yang diselenggarakan di Aula kantor KPU Situbondo ini dihadiri oleh ketua dan sekretaris PPK se Kabupaten Situbondo. Hadir juga jajaran komisoner KPU, sekretaris, bendahara dan didampingi Kasubag Keuangan KPU Situbondo. “penggunaan anggaran harus tertib dan berprinsip pada asas clean dan good goverment. Harus tertib artinya, seluru kegiatan atau transaksi keuangan harus tercatat dengan baik. clean dan good goverment artinya penyelenggara Pemilu dalam pengelolaan anggaran harus bersandar pada tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik. Oleh sebab itu pengelolaan anggaran harus mengacuh pada Keputusan KPU RI Nomor 302 tahun 2018 Tentang petunjuk pelaksanaan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tahapan Pileg 2019 untuk badan penyelenggara ad hoc di lingkungan Komisi Pemilihan Umum” Ungkap Marwoto, ketua KPU Situbondo. Lebih lanjut, komisioner yang juga membidangi divisi keuangan dan logistik ini, sangat menekankan bahwa badan Ad hoc  harus benar-benar amanah, transparan dan akuntable dalam pengelolaan anggaran Pemilu tahun 2019. “asas clean dan good goverment jangan hanya menjadi jargon saja, seperti suara petir menggelegar namun tak hujan. Artinya ini harus benar-benar di implentasikan oleh kita semua”. Imbuhnya dengan tegas. Sementara itu, Imron Rosadi dalam pernyataannya mengatakan bahwa sekretaris PPK harus proaktif dalam penggarapan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan anggaran Pemilu 2019 ini. “Sekretaris PPK harus menfasilitasi dan membantu PPK dalam menyelesaikan SPJ anggaran Pileg ini”. Ujarnya. Dalam laporan saudara Mujib, Bendahara KPU Situbondo, terungkap ada beberapa PPK yang masih belum menyelesaikan SPJ anggaran Pileg 2019. “Sebagian sudah ada yang menyetor SPJ beberapa bulan dan ada juga yang belum” ungkap Mujib. Sekretaris KPU, Imron Rosadi menegaskan paling lambat minggu depan semua Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pileg 2019 harus sudah rampung dan disetor ke bendahara KPU Situbondo “saya berharap bagaimana pun caranya SPJ keuangan Pileg ini harus sudah disetor paling lambat minggu depan”. Tegas pria asal Mangaran ini. (Nw)

JELANG PHPU PILEG KPU SIAPKAN ALAT BUKTI

kab-situbondo.kpu.go.id - Tanggal 1 Juli 2019 Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwal akan menerbitkan buku register perkara konstitusi (BRPK) Perselisihan Hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan umum legislatif tahun 2019. Jelang gelar perkara HPPU Pileg di MK, KPU Situbondo melakukan konsolidasi internal, terutama penyusunan daftar alat bukti (DAB) dan kronologi fakta-fakta di lapangan. Rapat koordinasi konsolidasi internal dilaksanakan di ruang ketua KPU Situbondo, rabu (26/6/2019) hari ini, dihadiri oleh lima komisioner lengkap KPU, sekretaris dan jajaran Kasubag teknis dan Kasubag Hukum dan pengawasan KPU Situbondo. “PHPU ini adalah tanggung-jawab semua komisioner, bukan hanya divisi hukum saja. Oleh sebab itu kenapa kita harus bersama-sama dengan jajaran sekretariat dan kasubag mengawal proses PHPU di MK”. Jelas Marwoto, ketua KPU Situbondo saat membuka rapat koodinasi tadi pagi. Lebih lanjut ketua KPU meminta agar Divisi dan Kasubag Hukum mepresentasikan kepada forum apa saja yang sudah dihasilkan dari Rapat Koordinasi bersama KPU Provinsi Jawa Timur. Seperti yang telah diberitakan bahwa KPU Jatim melaksanakan Rapat Koordinasi dengan KPU Kab/Kota se Jawa Timur kemaren (24-25/6/2019) di Hotel Mojopahit Surabaya. Dalam pemaparannya, Samsul Hidayat, divisi hukum dan pengawasan menjelaskan bahwa untuk Situbondo ada total 100 TPS yang menjadi objek sengketa PHPU Pileg di MK. “adapun rinciannya sebagai berikut. Untuk Partai Demokrat (DPR RI) ada 72 TPS yang tersebar di 52 desa di 16 kecamatan. Untuk Partai Nasdem (DPRD Jatim) ada 26 TPS di 16 Desa di  6 Kecamatan. Untuk Nasdem (DPRD Kabupaten) ada 2 TPS di 2 desa di 1 Kecamatan”. Ungkap pria mantan ketua PPK Besuki ini. Paska terbitnya BRPK dari MK, KPU harus sudah menyiapkan alat-alat bukti yang perlu disajikan dipersidangan MK. “dokumen C1, C1 plano, DAA1, DA1, DB dan dokumen penting lainya harus kita siapkan. Dokumen tersebut difotocopy rangkap 6, sesuai jumlah TPS yang menjadi objek sengkata PHPU. Bisa dibayangkan, ini bisa satu becak dokumennya saja”. Selorohnya sambil tersenyum lebar. Ketika dikonfirmasi terkait kesiapan KPU jelang PHPU di MK “intinya KPU siap menjawab semua yang didalilkan oleh Pemohon. KPU yakin hasil pemilihan umum 2019 ini sudah sesuai dan penyelenggaraannya pun melalui mekanisme sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undang”. Imbuhnya. (Nw).

LANGKAH PROGRESIF PPK PANARUKAN GELAR EVALUASI PILEG 2019

kab-situbondo.kpu.go.id - Layak untuk diapresiasi apa yang dilakukan PPK kecamatan panarukan. Evaluasi pemilihan umum tahun 2019 yang diformat acara halal bihalal ini diselenggarakan Selasa (25/6/2019) hari ini, disalah satu Cafe di Sumberkolak Situbondo. Hadir dalam kesempatan acara tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, terlihat perwakilan Camat, Danramil, Kapolsek Kecamatan Panarukan dan PPS se kecamatan Panarukan beserta perwakilan KPPS. Forum evaluasi sekaligus halal bihal ini juga dihadiri oleh ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, Marwoto, SE. “dalam forum yang berbahagia ini, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Baik kepada pimpinan kecamatan, pak camat, pak danramil dan kapolse beserta jajaran yang telah ikut membantu kami wa bil khusus dalam hal keamanan dan pengamanan. Sehingga pemilihan umum baik pemilihan Presiden dan wakil presiden maupun pemlihan anggota legislatif dapat berjalan lancar dan keadaan kondusif seperti yang kita rasakan ini. Dan lupa juga kepada sahabat penyelenggara badan adhoc, baik di tingkatan PPS maupun KPPS. Tanpa perjuangan dan dedikasi kalian, mustahil pemilu dapat berjalan sesuai dengan harapan”. Ujar Moh. Hafidz ketua PPK Panarukan dalam sabutan selamat datangnya. Sementara itu, Marwoto dalam sambutannya sangat mengapresiasi langkah PPK Panarukan yang menginisiasi kegiatan evaluasi pileg 2019. “ini patut diapresiasi oleh teman-teman PPK lainnya. Membangun kebersamaan dan kemitraan dengan stakeholder (pemangku kebijakan) harus terus dibangun baik pada saat tahapan pemilu maun pun paska pemilu”. Lebih lanjut pria yang mendapat amanah menjabat ketua KPU dua periode ini menyampaikan belasungkawa kepada semua badan adhoc yang mengalami kecelakan kerja di pemilu 2019. Mengingat ada satu ketua KPPS di desa Kilensari kecamatan Panarukan yang meninggal dunia. “KPU berkometmen akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum. Kelengkapan dokumennya kemaren (24/6/2019) sudah diantar langsung oleh pak Sekretaris ke KPU RI. Mereka adalah pahlawan-pahlawan demokrasi. Mari kita doakan semoga arwahnya di terima disisiNya. Amin”. Ungkapnya. Dikesempatan acara tersebut, PPK Panarukan juga memberikan penghargaan kepada PPS-PPS terbaik se kecamatan panarukan. “ada beberapa kreteria penilaian (asisment) yang dilakukan PPK  Panarukan. Di antaranya aspek teknis-administratif, aspek kehumasan, aspek dedikatif dan aspek integritas penyelenggaraan pemilu serta aspek lainya”. Ujar Moh. Hafidz ketua PPK Panarukan. Adapun PPS yang mendapatkan reward dari PPK adalah PPS Pawoan (rangking 1), PPS Kilensari (rangking 2) dan PPS Alasmalang (rangking 3). Piagam penghargaan langsung diberikan oleh ketua KPU Situbondo. “prestasi ini harus dipertahankan, kalau perlu ditingkatkan. Apalagi situbondo akan menggelar pilbup tahun 2020. Saya berharap PPK Panarukan menjadi yang is the best. Pungkasnya. (Nw)  

PILKADA DI DEPAN MATA KPU KEBUT BAHAS ANGGARAN

kab-situbondo.kpu.go.id - Ketersedian anggaran yang cukup menjadi satu prasyarat keberhasilan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) yang adil dan demokrtis. Anggaran yang cukup adalah anggaran yang proporsional antara standart kebutuhan minimum pemilu dan kemampuan keuangan pemerintah daerah. Dalam konteks penganggaran pilkada Pemerintah daerah situbondo cukup proaktif dan siaga dalam mempersiapkan persiapan pesta demokrasi lima tahunan di kabupaten Situbondo ini. KPU Situbondo pun menyambut hangat inisiasi pemerintah daerah. Tertanggal 9 Maret 2019, ketua KPU Situbondo mengirim Rincian Anggaran Biaya (RAB) pemilihan bupati dan wakil bupati 2020. "Kita mengusulkan RAB 34,4 M untuk pilbup 2020". Ungkap Marwoto ketua KPU Situbondo yang membidangi divisi keuangan dan logistik. Selanjutnya ia menjelaskan bahwa angka sebesar itu memang lebih tinggi dari RAB Pilbup tahun sebelumnya (2015-red), namun bukan tanpa argumen atau rasionalisasi yang jelas. "Kita ingin pilbup tahun mendatang ini, lebih greget dan wau gitu. Masak launching pilbup 2020 hanya mau pukul kentongan seperti pilbup sebelumnya. Coba lihat launching pilbup ditetangga sebelah, meriah kan...!!". Selorohnya sambil tertawa. Imron Rosadi sekretaris KPU Situbondo ketika dikonfirmasi via telpon menjelaskan bahwa angka RAB sebesar itu melalui proses pengkajian dan pembahasan yang panjang. "Berkali-kali kita bahas, kita plototi draf RAB pilbup ini baik di tingkatan KPU sendiri bersama Tim anggaran dan komisioner KPU. Bahkan sudah kita bahas bersama badan anggaran (Banggar) DPRD situbondo, dan Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD) kabupaten Situbondo. Sudah tak terhitung berapa kali kita merevisi RAB ini. Bahkan hari ini (25/6/2019) tim anggaran KPU situbondo masih membahas draf RAB Pilbup bersama komisioner KPU Situbondo". Ujar pria hitam manis ini. Imron mengakui RAB pilbup 2020 masih berupa draf usulan KPU pada pemerintah daerah. "Ini hanya draf usulan RAB, nanti kita kirim pada pemerintah daerah. Harapan kita pemerintah harus koperatif lha dengan apa yang kita usulkan". Tegasnya. (Nw)

APEL PAGI TINGKATKAN SOLIDITAS ORAGANISASI

Saat pagi cerah, angin sejuk perlahan menyentuh wajah-wajah penuh senyum bahagia. Matahari pun mulai menampakkan hidungnya. Pukul 07.00 WIB jam dinding berdentang dikantor KPU Situbondo. Semua aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendukung dan jajaran komisioner segera berkumpul dihalaman. Inilah rutinitas KPU diawal pekan. Apel pagi. Pagi ini (senin, 24/6/2019), bapak Usman Hadi, S.HI Divisi Data dan teknis KPU Situbondo yang bertugas sebagai inspektur. Tugas sebagai inspektur dijadwal secara bergiliran di jajaran komisioner. Setiap kegiatan apel pagi dihadiri paling tidak oleh dua komisioner, kecuali apel pagi tanggal 17 setiap bulannya. Sesuai dengan keputusan dann kesepakatan dalam rapat pleno KPU Situbondo, apel pagi ditanggal tersebut dihadiri oleh semua komisioner. “team work yang kuat, solid dan handal merupakan kunci dari keberhasilan sebuah organisasi apapun dalam meraih visi. Dan team work hanya dapat terwujud dari pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, profesional, berbagi peran sesuai Tupoksinya dan mau untuk saling menguatkan dan melengkapi antara satu dengan lainnya”. Pesan mas Usman, begitu beliau akrab disapa, dalam arahannya. Pria yang perna bergelut di PPK kecamatan Kapongan dua periode ini juga menegaskan bahwa kedisiplinan, kecermatan dan bekerja sepenuh waktu menjadi variabel penting dalam kerja-kerja KPU sebagai penyelenggara Pemilihan umum. “apalagi beberapa bulan lagi, kita (KPU-red) akan memasuki tahapan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Situbondo tahun 2020. Mari kita tingkatkan soliditas team, profesionalitas kerja dan menumbuhkan dedikasi kita bersama dalam mewujudkan pemilihan umum yang adil, demokratis dan berintegritas”. Ungkap Usman dalam closing statmetnnya. Kegiatan apel pagi hari ini meskipun berlangsung singkat sekitar 20 menit, namun berjalan lancar dan hikmat. Ketika dikonfirmasi, Imron Rosadi, Sekretaris KPU Kabupaten Situbondo mengatakan bahwa kegiatan apel pagi merupakan rutinitas setiap hari senin di lingkungan Kantor KPU Situbondo. “saya berharap semua keluarga besar KPU mulai jajaran komisioner, sekretaris, ASN dan tenaga pendukung lainnya untuk konsisten mengikuti kegiatan ini. Paling tidak keaktifan dalam mengikuti apel pagi menjadi indikator kedisiplinan dan peningkatan kinerja kita bersama”. Tuturnya. (Nw)