Berita Terkini

Siapkan KTP/Suket/KK Anda pada tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020, Ada Apa?

kab-situbondo.kpu.go.id - Tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020 mendatang merupakan tahapan pencoklitan yang dilakukan oleh Petugas Pemutkhiran Data Pemilih (PPDP). Coklit adalah kegiatan yang dilakukan oleh PPDP dalam Pemutakhiran Data Pemilih dengan bertemu Pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga/rukun warga atau nama lain dan tambahan Pemilih. PPDP wajib melakukan coklit di daerahnya masing-masing sehingga diharapkan akan didapatkan jumlah pemilih yang akurat. “Coklit ini penting dilakukan sebagai instrument dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Kenapa perlu dimutakhirkan?? Hal ini tentu wajib dilakukan oleh penyelenggara, sebab diakui atau tidak data kependudukan kita masih belum sempurna. Langkah menuju kesempurnaan adalah melakukan pengecekan kembali ke-valid-an data tersebut. Dari data tersebut kemudian dicocokkan dengan data fakta di lapangan. Apakah yang bersangkutan sudah meninggal atau mungkin telah pindah domisili. Tentu keterangan tersebut sangat penting diperoleh untuk memastikan jumlah pemilih sementara yang terdaftar atau kita sebut dengan DPS (Daftar Pemilih Sementara)” ujar Usman Hadi, Komisioner KPU Situbondo yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Dalam pelaksanaan coklit tersebut, PPDP wajib melakukan sinkronisasi data yang ada dengan KTP atau Surat Keterangan (Suket) ataupun KK warga yang didatangi. Apabila terdapat kekeliruan PPDP wajib melakukan koreksi berdasarkan KTP atau KK yang bersangkutan. PPDP juga wajib memasukkan data pemilih baru yang pada saat hari pemilihan (09 Desember 2020) telah genap berusia 17 tahun di form tersendiri jika yang bersangkutan belum masuk sebagai daftar pemilih. Selain itu di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) PPDP juga wajib memperhatikan protokol kesehatan saat menjalankan tugasnya seperti menggunakan masker, sarung tangan, face shield, hand sanitizer dan lainnya. “di tengah kondisi saat ini, hal yang wajib dilakukan dan diperhatikan oleh PPDP dalam melaksanakan tugas adalah wajib memperhatikan protokol kesehatan” tegas Usman Hadi.   Penulis: Zaky Editor: Tim Editor

Kpu Kabupaten Situbondo Kerja Bakti Membersihkan Kantor

kab-situbondo.kpu.go.id – Hari ini, Jum’at tanggal 19 Juni 2020 KPU Kabupaten Situbondo mengadakan Kerja bakti. kali ini Kerja bakti tersebut dilakukan dalam rangka membersihkan halaman depan dan halaman belakang kantor KPU Situbondo. Kerja bakti pun diikuti seluruh keluarga besar KPU Kabupaten Situbondo. Kerja bakti membersihkan lingkungan kerja menurut Marwoto (Ketua KPU Kabupaten Situbondo) merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan keluarga besar KPU Kabupaten Situbondo sebagai bentuk wujud kecintaan terhadap lingkungan dengan menciptakan suasana yang bersih, sehat, dan asri. "Kerja bakti dengan melibatkan seluruh personil di Kantor KPU Kabupaten Situbondo dapat membangun sinergisitas dan kekompakan kerja. Bila setiap sumber daya dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan ditunjang kerjasama tim yang baik, maka semua persoalan yang tidak dapat di selesaikan dapat diselesaikan dengan baik” ucap Marwoto (Ketua KPU Kabupaten Situbondo). Penulis : Yusuf Editor : Tim Editor  

Sosialisasi Tahapan, Jadwal Dan Program, Sebagai Salah Satu Faktor Pemilihan Berkualitas

kab-situbondo.kpu.go.id – Besok, selasa (23/06/20), KPU Kabupaten Situbondo, melalui divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) akan melaksanakan Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota atau Wakil Wali Kota Tahun 2020. Acara yang akan dihadiri oleh seluruh pimpinan partai dan Forkopimda dan stakeholder terkait ini dilaksanakan di Aula Graha Wiyata Praja lantai II Pemkab Situbondo. Selain Komisioner KPU Situbondo, Imam Nawawi, yang menjadi narasumber, Murtapik Badaluddin Lopa sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo bersedia menjadi narasumber dalam acara yang akan dimulai pada pukul 09.00. Salah satu komisioner KPU Situbondo yang membidangi acara tersebut, Imam Nawawi mengatakan, “Sosialisasi tahapan, jadwal dan program pemilihan lanjutan 2020 ini penting dilaksanakan. Karena salah satu faktor pemilihan berkualitas adalah semua stakeholder harus memahami regulasi yang ada.”   Penulis : Imam Sofyan Editor : Tim Editor  

Launching Pemilihan Serentak Tahun 2020, Kpu Ri Tegaskan Kesehatan Dan Keselamatan

kab-situbondo.kpu.go.id – Kamis,(18/06/20), Melalui via aplikasi zoom meeting, dan disiarkan via media sosial facebook KPU Republik Indonesia, secara resmi, KPU Republik Indonesia melaunching Pemilihan Serentak Tahun 2020 yang akan dilaksanakan di 270 Daerah, 9 Provinsi dan 224 Kabupaten dan 37 kota. Pemilihan yang sempat ditunda karena Pandemi Covid-19 ini dihadiri Plt.Sekjen Kementrian Dalam Negeri, Muhammad Hudori dan ditandai dengan penyerahan Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan dari Menteri Dalam Negeri ke KPU Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan, pemilihan serentak yang dilaksanakan di tengah-tengah Pandemi Covid-19 tidak hanya memperhatikan asas pemilu  luber dan Jurdil. Asas kesehatan dan keselamatan bersama juga harus diperhatikan oleh penyelenggara peserta dan pemilih. “Oleh karenanya dalam pelaksanaan tahapan lanjutan ini, penyelenggara harus menggunakan standar protokol kesehatan. Dan oleh karenanya saya saat ini menggunakan standar lengkap pakai masker dan pelindung wajah untuk memperkenalkan kepada semuanya,” kata Arif Budiman. Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan juga tak luput dalam pembahasan pria yang pernah menjabat sebagai KPU Provinsi Jawa Timur tersebut. Sembari mennggunakan masker dan face shield, Arief Budiman mengatakan bahwa Data Pemilih Pemula Tambahan yang diserahkan oleh kementrian dalam negeri akan menjadi bahan pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih bulan depan nanti. “Harapannya tidak ada data pemilih yang terlewatkan karena itu adalah hak konsitusi pemilih dalam berdemokrasi” ujarnya. Pria Kelahiran Surabaya ini juga menjelaskan tentang sejarah Pemilu 2019 yang dilaksanakan secara serentak dan menggunakan biaya besar selama pelaksanaan pemilu di Indonesia. “Begitupun juga hari ini, adalah sejarah baru pelaksanaan pemiilihan serentak ditengah pandemic penyakit korona yang sedang melanda bangsa Indonesia,” Di akhir sambutannya, Arief Budiman menghimbau, suksesnya pemilihan saat ini bukan hanya semata-mata untuk kepentingan saat ini semata, tetapi lebih dari itu untuk kepentingan generasi yang akan datang ketika bangsa ini mengalami problem yang sama dan harus melaksanakan pemilihan. “Jika hari ini kita melaksanakan dengan baik ditengah wabah penyakit, maka generasi mendatang sudah punya rumusan baik misalkan akan menggelar pemilihan ditengah wabah. Sebaliknya, jika hari ini kita gagal melaksanakan dengan baik maka gagal pula memberikan pondasi untuk generasi yang baik,” tegasnya.   Penulis : Imam Sufyan Editor : Tim Edito

pelantikan pps se-besuki, ppk besuki divisi parmas ajak pps profesional dan akuntabel

kab-situbondo.kpu.go.id – Hari ini, tanggal 15 Juni 2020 menjadi hari yang membanggakan sekaligus membahagiakan bagi para Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kecamatan Besuki. Pasalnya, hari ini mereka semua dilantik menjadi Panitia Pemungutan Suara pada sepuluh desa yang ada di kecamatan Besuki. Sejatinya seleksi PPS sudah rampung diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Situbondo pada Maret 2020 lalu. Namun, pelantikan PPS tersebut ditunda setelah merebaknya pandemi Covid-19 yang melanda banyak daerah di Indonesia. Musibah pandemi ini juga berimplikasi pada penonaktifan seluruh ad hoc, baik yang berada di tingkat kecamatan, PPK, dan juga di tingkat desa yakni PPS. Kendati demikian, seluruh PPS tersebut bisa dilantik hari ini setelah KPU RI mengeluarkan PKPU No. 5 Tahun 2020 serta Surat Edaran No. 441/PL.02-SD/01/KPU/I/2020 tertanggal 12 Juni 2020 perihal pengaktifan kembali PPK dan PPS setelah sebelumnya Pemerintah, DPR, KPU, bersama Bawaslu sepakat menggelar pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Acara pelantikan di kecamatan Besuki sendiri dimulai pukul 15.00. Namun, seluruh PPS sudah tiba di tempat acara 30 menit sebelumnya untuk menggelar geladi resik. Sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak fisik, serta selalu bermasker, semua PPS dengan antusias mengikuti geladi resik yang dipandu oleh sekretariat PPK Besuki. Tepat pukul 15.00, unsur Forkopimda yaitu camat Besuki, Suriyatno, S.H., Kapolsek Besuki, AKP M. Yazid, S.H. serta Danramil Besuki, Kapten Inf. Basuki Rahmad, S.Sos. tiba di lokasi. Lokasi pelantikan kali ini bertempat di Aula Kecamatan Besuki. Turut pula hadir sebagai rohaniawan, Kepala KUA Besuki, Hasan Jasuli, S.Ag., M.H.I. Serta tak lupa, Panwascam Besuki yang kali ini diwakili oleh Suherman, S.Pd. Momen yang telah dinantikan selama kurang lebih tiga bulan oleh PPS akhirnya terwujud. Acara sendiri dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu dilanjutkan dengan selawat Nariyah dan diteruskan dengan pembacaan Surat Keputusan KPU Kabupaten Situbondo oleh Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM PPK Besuki, Ahmad Faiz, M.Pd. Pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua PPK Besuki, Muhammad Muzakki, M.Pd. Seluruh rangkaian Acara berlangsung dengan khidmat. Dalam sambutan yang dibawakan oleh ketua PPK Besuki, PPS diharapkan bisa bekerja secara profesional transparan, profesional dan penuh integritas. Untuk mewujudkannya, Ketua PPK Besuki berpesan untuk selalu mempelajari semua regulasi yang dikeluarkan oleh KPU. Sedangkan sambutan dari camat Besuki, menitikberatkan kekompakan dan kesolidan antar anggota PPS dan PPK serta menjaga harmoni dengan selalu berkoordinasi dengan unsur Gugus Tugas Covid-19 dan Bawaslu untuk merealisasikan pemilihan yang sehat, aman dan nyaman.    Segala rangkaian acara berlangsung khidmat meski dengan atmosfir yang sedikit berbeda di mana semua peserta selalu memperhatikan protokol kesehatan baik dari PPS yang dilantik, PPK dan undangan yang hadir. “Mari sambut New Normal dengan bekerja secara profesional, imparsial, dan akuntabel meski pandemi masih belum mau beranjak di bumi pertiwi”, pungkas Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM PPK Besuki.   Penulis : Imam Sufyan Editor : Tim Editor

Pelantikan Pps Se-Desa Banyuglugur, Kapolsek Banyuglugur Himbau Protokol Kesehatan

kab-situbondo.kpu.go.id – Sesuai dengan surat dari KPU Kabupaten Situbondo tanggal 13 juni 2020 dengan nomer 216/PP.04.02-SD/3512/KPU-Kab/VI/2020 tentang pelantikan PPS untuk di laksanakan oleh ketua PPK maka Pada senin tanggal 15 juni 2020 Panitian Pemilihan Kecamatan ( PPK ) banyuglugur melaksanakan sumpah janji dan pelantikan Panitia ( PPS ) se- Kec.Banyuglugur, kegiatan tersebut dilaksanakan di pendopo kantor kecamatan Banyuglugur pada pukul 15.00 WIB – 14.30 WIB. Pada kegiatan tersebut di hadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Kecamatan yaitu bapak camat banyuglugur,kapolsek banyuglugur, Koramil Banyuglugur,Kepala KUA banyuglugur beserta Panwascam Banyuglugur. Dalam sambutannya, Camat Banyuglugur, Taufan A Jaksana,S.STp, yang pertama memberikan selamat kepada seluruh PPS se-Kec. Banyuglugur yang baru saja dilantik serta ikut mensukseskan Pemilihan Serentak 2020 di Situbondo dengan bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan amanah yang diberikan, yang kedua beliau menerangkan agar seluruh penyelenggara dapat memegang integritas dan netralitasnya agar pilkada kali ini dapat berjalan dengan baik khususnya di kecamatan Banyuglugur. Yang terakhir berpesan agar penyelenggara baik di tingkat kecamatan sampai di tingkat TPS agar menjaga kesehatannya karena pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kali ini di laksanakan di tengah-tengah pandemi covid-19 apalagi di situbondo kasusnya masih tinggi. Maka, dari itu agar pelaksanaan setiap tahapan ke depannya berjalan dengan lancar diharap  tetap selalu berkoordinasi dengan gugus tugas covid tingkat kecamatan dan tetap wajib mematuhi protokol kesehatan. Sambutan yang ke dua di sampaikan oleh bapak Kapolsek Banyuglugur,  berpesan agar tetap bekerja sesuai dengan regulasi yang sudah di tentukan agar tercipta suasana aman pada pilkada di Situbondo kali ini dan tentunya dalam bekerja harus tetap mengacu pada protokol kesehatan karena pilkada kali ini di laksanakan pada saat berkembangnya pandemi covid19 yang sangat mengancam kesehatan manusia. Sambutan yang terakhir oleh ketua PPK Banyuglugur saudara Eko Wahyudi, dia menekankan kepada seluruh PPS selalu berkoordinasi dengan steakholder di tingkat desa agar setiap melaksakan tahapan tetap terjalin komunikasi yang baik demi kelancaran pelaksanaan Pemilihan Serentak 2020 berjalan dengan baik dan aman tentunyan dalam setiap melaksanakan kegiatan wajib menyesuaikan dengan protokol kesehatan .   Redaksi   Penulis : Imam Sufyan Editor : Tim Editor

Populer

Belum ada data.