Berita Terkini

Rochani: Reformasi Birokrasi Dilaksanakan untuk Memastikan Terciptanya Perbaikan Tata Tata Kelola Pemerintahan di Instansi Kita

kab-situbondo.kpu.go.id - Komisioner KPU Jatim Divisi SDM dan Litbang Rochani berkesempatan memberikan arahannya pada Kick Off Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan secara hybrid dan dalam jaringan oleh KPU Jatim, Kamis, (10/03). Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota dan Jajaran Sekretariat KPU Kabupaten dan Kota se Jawa Timur salah satunya KPU Situbondo. Mengawali arahannya, Rochani mengatakan agar Kabupaten / Kota Se-Jawa Timur agar tidak bosan untuk mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Reformasi Birokrasi karena Reformasi Birokrasi memastikan terciptanya perbaikan tata Kelola pemerintahan. “Ndak usah bosan-bosan mengikuti kegiatan terkait dengan Reformasi Birokrasi karena ini menjadi satu keputusan yang harus dipenuhi dalam rangka memastikan terciptanya perbaikan tata tata kelola pemerintahan di instansi kita. Mengapa? karena capaian Reformasi Birokrasi itu ukurannya adalah Prestasi Kerja di setiap unit organisasi dan itu diukurnya dalam satu tahun sekali” ujar Rochani. “Itu sebabnya kenapa kemudian Reformasi Birokrasi ini juga dilaksanakan setiap awal kita akan melaksanakan Reformasi Birokrasi dalam setiap tahunnya ini merupakan satu siklus setiap tahun di mana kita nanti akan bisa menjabarkan langkah-langkah detail yang sudah kita susun dalam bentuk rencana aksi. Yang di sana ditulis setiap Minggu, setiap Bulannya apa target capaian yang akan kita lakukan dan bagaimana cara kita melaksanakan” lanjutnya. Rochani juga berkata sesungguhnya rencana Reformasi Birokrasi yang akan dilaksanakan oleh KPU Jatim tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dan keterlibatan dari teman-teman (red: KPU Kabupaten/Kota se Jatim). Lanjut, Rochani mengatakan biasa saja KPU Kabupaten/Kota melaksanakan Kick Off ini di internal atau ditingkatkan Kabupaten Kota. “Bagi teman-teman yang mempunyai inisiasi untuk melaksanakan Kick Off di Kabupaten Kota silahkan tapi kalau ada yang mau dijadikan satu dengan pelaksanaan hari ini juga boleh-boleh saja.” Ujarnya. Komisioner KPU Jatim itu mendorong agar KPU Kabupaten/Kota memiliki inisiasi untuk melaksanakan Kick Off Reformasi Birokrasi di satuan kerjanya masing-masing untuk menumbuhkan kesadaran komitmen dan memiliki gambaran tentang rencana aksi yang akan dilakukan dalam kurun waktu satuh tahun kedepan. “Tapi kami mendorong agar teman-teman Kabupaten/Kota punya inisiasi untuk melaksanakan itu (red: Kick Off Reformasi Birokrasi) di Tingkat Kabupaten/Kota masing-masing, supaya apa tumbuh kesadaran, tumbuh komitmen memiliki gambaran bagaimana sesungguhnya Reformasi Birokrasi Tahun 2022 ini akan dilaksanakan di Tingkat Kabupaten” tegasnya. “Reformasi Birokrasi ini sudah menjadi gaya hidup. Sesungguhnya yang ada di Reformasi Birokrasi itu tidak hanya ada Sekretariat, tetapi juga ada para pimpinan. Karena Reformasi Birokrasi ini menjadi bagian dari kebiasaan kita sehari-hari yang penting untuk saling memahami” lanjut Rochani. Selain itu, Rochani berharap adanya internalisasi terkait rencana aksi yang dilakukan agar seluruh elemen di KPU Kabupaten/Kota dapat memahami secara menyeluruh tentang apa yang harus dilakukan dalam kurun waktu satu tahun kedepan. “Setelah kegiatan kami sangat berharap kita ada internalisasi terkait dengan rencana aksi, maksudnya begini, bisa jadi rencana aksi itu memang disusun oleh sebagian kecil saja tetapi tidak dipahami secara menyeluruh oleh anggota kelompok atau anggota. Maka perlu dilakukan internalisasi dan sosialisasi supaya paham rencana aksinya itu apa saja selama 1 tahun kedepan” tutur Rochani. “Terkait dengan pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang akan kita jalankan bersama di tahun 2022 mendatang, mudah-mudahan acara ini bisa memberikan sedikit gambaran untuk segera ditindaklanjuti dengan internalisasi rencana aksi yang sudah disusun. Kami sangat berharap itu menjadi bagian dari pembahasan pleno rutin atau hal-hal yang sudah kita dapatkan di dalam rencana aksi itu supaya berkesinambungan” pungkasnya. (Qz)

Ketua KPU Jatim: Reformasi Birokrasi Menjadi Salah Satu Perangkat, Alat dan Sarana untuk Bisa Melaksanakan Tahapan Lebih Baik

kab-situbondo.kpu.go.id – Choirul Anam, Ketua KPU Jatim turut hadir dalam acara Kick Off Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan secara hybrid dan virtual yang diikuti oleh 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur, Kamis (10/03) Siang termasuk KPU Situbondo. Mengawali sambutannya, Anam sapaan harian Ketua KPU Jatim menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada jajaran KPU Jatim dan KPU Kabupaten/Kota se Jatim atas kerja maksimalnya dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi tahun 2021. “Saya juga tentu patut dan perlu untuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran khususnya kepada Tim Reformasi Birokrasi baik KPU Provinsi Jawa Timur maupun di Kabupaten/Kota Jawa Timur atas kerja kerasnya dalam melaksanakan kegiatan Reformasi Birokrasi di tahun 2021” ujar Anam. Anam beharap agar apa-apa yang telah dirancang dan disusun rencana aksinya dapat berjalan dengan baik. “Semua jajaran di KPU Provinsi Jawa Timur maupun di KPU Kabupaten/Kota juga sudah melakukan atau menyusun rencana-rencana aksi Reformasi Birokrasi. Jadi kita sudah melakukan penyusunan rencana aksi harapannya kita semua di tahun 2022 ini bisa melaksanakan, bisa menjalankan rencana aksi tersebut dengan sebaik mungkin” cakap Ketua KPU Jatim. Mendekati tahapan Pemilu 2024 yang sudah didepan mata, Anam meminta kepada seluruh jajaran KPU Kapubaten/Kota se Jatim agar tidak menghilangkan atau menyampingkan proses kegiatan Reformasi Birokrasi yang terkalahkan dengan hal yang lebih prioritas. “Apalagi di Tahun 2022 ini kita akan melakukan atau melaksanakan tahapan Pemilu, harapan kami tahapan Pemilu ini tidak kemudian menghilangkan atau menyampingkan proses kegiatan Reformasi Birokrasi. Karena seringkali penyakit kita-kita KPU, hal-hal yang sifatnya rutinitas akan kemudian tersisihkan, akan kalah dengan kegiatan-kegiatan tahapan Pemilu yaitu berpedoman bahwa tahapan Pemilu lebih prioritas yang kemudian kegiatan rutinitas ini menjadi terpinggirkan, dikalahkan dengan kegiatan yang sifatnya katanya lebih prioritas” cakap Anam. Terakhir, ketua KPU Jatim mengatakan bahwa kegitan Reformasi Birokrasi ini menjadi salah satu perangkat, alat dan salah satu sarana untuk melaksanakan tahapan yang lebih baik. “Harapan kami di KPU Provinsi Jatim, kegiatan Reformasi Birokrasi ini justru menjadi salah satu perangkat, salah satu alat dan salah satu sarana untuk bisa melaksanakan tahapan lebih baik. Dari kegiatan Reformasi Birokrasi ini jangan dianggap sebagai pengganggu karena hakekatnya kegiatan Reformasi Birokrasi Ini adalah sebuah kegiatan yang memang seharusnya kita laksanakan. Ada atau tanpa ada kegiatan, apa-apa yang sudah ada dalam rencana aksi itu memang seharusnya sudah kita lakukan dan menjadi sebuah ikatan yang memang seharusnya dan wajib kita lakukan sebagai bagian dari lembaga negara” pungkasnya. (Qz)

Buka Suara! Ketua KPU Jatim Berikan Tanggapannya Terkait Isu Penundaan Pemilu 2024

kab-situbondo.kpu.go.id – Choirul Anam, Ketua KPU Jatim turut hadir dalam acara Kick Off Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan secara hybrid dan virtual yang diikuti oleh 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur, Kamis (10/03) Siang. Sebelum memberikan arahannya, Anam sapaan harian Ketua KPU Jatim memberikan tanggapan tentang adanya wacana penundaan Pemilu tahun 2024 yang marak diperbincangkan. “Sebelum saya masuk ke materi terkait Reformasi Birokrasi saya juga ingin menyampaikan terlebih dulu terkait apa yang agak ramai beberapa hari atau beberapa minggu ini terkait isu itu dekat wacana penundaan pelaksanaan Pemilu 2024. Berkali-kali saya menyampaikan dan menjelaskan kepada seluruh stakeholder bahwa KPU sebagai lembaga yang memang dibentuk melalui undang-undang dasar ya kita bekerja tentu sesuai dengan regulasi” tegas Anam. “KPU juga sudah mengeluarkan keputusan KPU nomor 21 Tahun 2022 perihal hari dan tanggal pemungutan suara. Tentu itu sudah menjadi pijakan, menjadi landasan kita untuk terus mempersiapkan diri memasuki tahapan Pemilu 2024 yang Insya Allah bulan Juni ini sudah kita mulai. Dan kita masih menunggu PKPU terkait tahapan ya mudah-mudahan dalam waktu dekat PKPU tahapan juga segera diluncurkan oleh KPU RI” lanjutnya. Terakhir Anam berharap agar seluruh pegawai di satuan kerja masing-masing dapat menyammpaikan kepada publik bahwa hingga detik ini tidak ada keraguan tentang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Saya berharap kawan-kawan tetap bisa menyampaikan kepada publik bahwa tidak ada keraguan sampai hari ini bahwa pelaksanaan Pemilu tetap diselenggarakan pemungutan suara itu tanggal 14 Februari 2024. Karena selain adanya keputusan KPU, keputusan 14 Februari 2024 ini juga sudah disepakati oleh semua stakeholder baik KPU sebagai penyelenggara, Bawaslu, DKPP, Pemerintah maupun juga komisi II DPR RI sebagai representasi dari partai politik sudah bersepakat bahwa untuk Pemilu dilaksanakan pada 14 Februari dan Pilkada dilaksanakan 27 November 2024 mendatang” pungkasnya. (Qz)

Terjerumus Menjadi PNS, Berikut Komitmen Hendrik untuk Lembaganya

kab-situbondo.kpu.go.id – Rasa syukur dan rasa senang memabaur menjadi satu karena saya tidak pernah membayangkan bisa menjadi PNS, saya juga tidak bercita-cita ingin menjadi PNS, cita-cita saya adalah berdagang tapi inilah takdir Tuhan yang harus saya syukuri, begitulah kata Hendrik Kristanto sesaat setelah melaksanakan pengambilan sumpah atau janji PNS Rabu, (09/03). Hendrik, sapaan akrabnya akan 100% melaksanakan apa yang menjadi tugas dan akan focus mengerjakan semua tugas yang diamanahkan. “Setelah resmi menjadi PNS saya akan 100% mengerjakan apa-apa saja yang menjadi tugas saya dan saya juga akan fokus mengerjakan hal tersebut” ujarnya. Selain itu, pria asal Kota Sukoharjo Jawa Tengah tersebut berkomitmen untuk menjadikan KPU Situbondo lebih baik kedepannya. “Komitmen saya untuk KPU Situbondo saya ingin menjadikan KPU Situbondo lebih baik lagi kedepannya. Selama saya ada disini (red: KPU Situbondo) saya akan berusaha dan total untuk membangun KPU Situbondo agar menjadi instasnsi yang lebih baik lagi” jelasnya. Putra pertama dari pasangan Supaham dan Harini tersebut juga memohon kepada seluruh pimpinan dan rekan kerja untuk senantiasa membimbing dan membantunya untuk menjadi lebih baik dan berguna bagi instansi kedepannya. “Harapan saya kepada pimpinan KPU Situbondo agar bisa membimbing saya kedepannya karena jujur saya masih awam dalam dunia perkantoran seperti saat ini. Untuk para pimpinan dan teman teman senior saya berharap bantuan dan bimbingannya agar saya bisa lebih baik dan berguna untuk instansi” tegas Hendrik.  Tak hanya itu, pria yang hobi gaming tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua dan istrinya karena berkat dukungan dari merekalah ia dapat menjadi seperti saat ini. “Pertama-tama, ucapan terimakasih saya ucapakan kepada kedua orang tua saya yang telah mendoakan dan mensuport saya. Juga istri dan anak-anak saya yang mendukung saya dan kepada teman-teman yang membantu dan memberikan saran kepada saya sampai saya bisa seperti ini” cakapnya. Terkahir, Hendrik berpesan kepada kedua orang tuanya agar tidak khawatir lagi karena ia sudah mandiri. “Pesan saya kepada orang tua saya, jangan khawatir lagi tentang keadaan saya karena anak bapak ibu sudah mandiri” pungkasnya. (Qz)

Sah Menjadi PNS, Joko Susilo Ingin Membantu KPU Situbondo Sukseskan Pemilu 2024

kab-situbondo.kpu.go.id – Cita cita yang tercapai adalah impian semua orang begitulah nasib yang dialami oleh Joko Susilo yang pada hari ini Rabu, (09/03) cita-citanya sudah terwujud. Joko sapaan hariannya telah melakukan pengambilan sumpah atau janji PNS yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur pagi tadi. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan senang sekali saya diangkat menjadi PNS di Sekretariat Jendral KPU RI. Ini merupakan cita-cita saya untuk menjadi PNS di Sekretariat KPU RI” ujarnya dengan wajah sumringah. Setelah semuanya terwujud, kedepannya pria asal Semarang Jawa Tengah tersebut akan terus menigkatkan kemampuan agar mampu memberikan kontribusi yang baik untuk instansi KPU Situbondo. “Kedepannya saya akan meningkatkan kemampuan saya agar supaya bisa berkontribusi untuk instansi yaitu KPU Kabupaten Situbondo” tegasnya. Selain itu, putra kedua dari pasangan Budyawan dan Lale Hidayati berkomitmen untuk membantu KPU Situbondo agar sukses melaksanakan Pemilu tahun 2024 mendatang. “Komitmen saya untuk KPU Kabupaten Situbondo adalah saya ingin membantu dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2024 agar sukses kedepannya” tegas Joko. Pria yang memiliki hobi traveling tersebut berharap agar pimpinan dan rekan kerja di KPU Situbondo dapat membimbingnya dalam melaksanaan pekerjaan sehingga ia bisa berkontribusi lebih untuk instansinya. “Harapan saya kepada pimpinan KPU Situbondo dan rekan rekan senior saya mohon bimbingannya dalam melaksanakan pekerjaan di KPU Situbondo agar saya bisa lebih berkontribusi di KPU Situbondo” jelas Joko. Dalam kesempatan ini, Joko mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua, keluarga dan teman-teman yang talah men-support dan memberikan do’a kepadanya sehingga ia bisa mencapai titik seperti saat ini. “Ucapan terima kasih pertama saya ucapkan kepada kedua orang tua, keluarga dan teman-teman atas dukungan dan do’anya” ujarnya. “Pesan saya kepada Bapak dan Ibu Terimakasih atas doa dan dukungannya, terimakasih atas biaya yang telah dikeluarkan dalam menyekolahkan saya” pungkas Joko. (Qz)  

Resmi Menjadi PNS, Ini Komitmen Yoga untuk KPU Situbondo

kab-situbondo.kpu.go.id - Muhammad Yoga Iswara merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) KPU Kabupaten Situbondo yang telah diambil sumpah atau janjinya hari ini Rabu, (09/03). Yoga sapaan akrabnya merasa senang, bahagia dan bersyukur bisa sampai hingga saat ini. “Saya merasa senang, bahagia dan tentunya bersyukur bisa sampai di titik ini karena sudah berhasil melewati berbagai tes, ujian masuk dan berhasil bersaing dengan banyak pelamar lainnya serta telah melewati masa percobaan selama satu tahun ini” ucapnya. Pria asal Kabupaten Banyumas Jawa Tengah tersebut berkata bahwa sejak dulu ia bercita-cita ingin menjadi PNS. “Bicara tentang cita-cita, pns memang menjadi salah satu cita-cita saya sejak zaman sekolah. Namun menjadi PNS di KPU menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan, mengingat sebelum ini saya tidak terlalu tertarik dengan dunia politik. Tetapi rasa syukur dan bangga menjadi bagian dari KPU RI telah terpupuk sekarang” ujarnya. Setelah resmi menjadi PNS, pria kelahiran Banyumas, 11 Januari 1994 tersebut akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas diri, kemampuan, terus belajar dan menggali aturan-aturan terutama yang berkaitan dengan kepemiluan. “Karena saya sadar saya masih awam tentang dunia kepemiluan ini. Jadi kedepannya itu yang akan saya lakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kontribusi saya dalam pekerjaan saya kedepan” cakap pria yang memiliki hobi fotografi dan traveling. Sebagai bentuk komitmen terhadap KPU Situbondo, Yoga akan menjalankan tugas ataupun pekerjanaan rutin dengan sebaik-baiknya. “Terkait dengan komitmen saya dengan KPU Situbondo, dimana sekarang ini saya sedang mengabdi, tentunya saya akan berkomitmen untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, menjalakan tugas dari pimpinan ataupun pekerjaan rutin dengan maksimal semampu saya” ujarnya. Selain itu, putra pertama dari pasangan Yanto dan Siti tersebut berharap agar seluruh pimpinan dan rekan kerja semakin kompak serta tetap memberikan arahan dan bimbingan kepada junior untuk bisa bekerja dengan maksimal sehinga kontribusi terhadap dunia kepemiluan di Indonesia (secara umum) dan KPU Situbondo (secara khsusus) bisa berjalan dengan maksimal. Yoga juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua karena berkat do’a dari beliaulah ia bisa sampai ke titik sekarang ini. Tanpa adanya dukungan dan do’a dari kedua orang tua ia tidak akan mungkin bisa mencapai titik saat ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua saya karena berkat support dari beliau saya bisa sampai ke titik ini. Dan saya juga percaya berkat do’a kedua orang tua saya yang bisa mengetuk langit sehingga mampu menghantarkan saya pada titik ini” ujarnya. Terkahir, ia berpesan agar kedua orang tuanya selalu dalam lindungan Allah SWT dalam keadaan sehat terlebih saat ini masih dalam masa pandemi karena dalam kondisi saat ini yang paling penting adalah sehat. (Qz)

Populer

Belum ada data.