Berita Terkini

Pimpin Apel Rutin, Sekretaris Sampaikan Poin Penting

kab-situbondo.kpu.go.id - Kegiatan apel merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Senin pagi disetiap minggunya. Pada pelaksanaan apel hari ini Senin (14/03) ditengah cuacanya yang hangat dan suasana yang tenang, pegawai KPU Situbondo mengikuti apel dengan penuh khidmat. Dedy Rahmat Wahab Kasubbag Hukum dan SDM KPU Situbondo yang bertugas menjadi komandan apel memimpin jalannya apel dengan tegas dan tertib. Selain itu, H. Sanayo Sekretaris KPU Situbondo juga berkesempatan menjadi inspektur apel. Sanayo sapaan hariannya mengawali amanatnya menyampaikan kegiatan Apel rutin yang dilaksanakan setiap Senin Pagi merupakan bentuk pemenuhan komitmen dari Pegawai KPU Situbondo dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, Sekretaris menambahkan agar seluruh pegawai KPU Situbondo mampu mengetahui dan memahami Visi dan Misi KPU. “Sebagai pegawai KPU sudah sepantasnya kita ingat Visi dan Misi KPU” ujar Sanayo. "Coba buka dan dihafalkan, itu memang sudah kewajiban kita sebagai dari pegawai KPU Kabupaten Situbondo. Harus tahu apa yang menjadi tujuan KPU baik jangka pendek maupun jangka panjang" imbuhnya. Lanjut, Sanayo juga menyampaikan beberapa hari kedepan KPU Situbondo akan kedatangan anggota keluarga baru yakni Budiono yang akan menjabat sebagai Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi. Budiono sebelumnya pernah menjadi CPNS dan PNS KPU Lumajang (2010), Bendahara Pengeluaran KPU Kabupaten Lumajang (2013) dan Kasubbag Hukum KPU Kabupaten Probolinggo (2020). “Mudah-mudahan dengan tambahan personil ini KPU Situbondo semakin jaya, solid, semakin siap untuk menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 mendatang” pungkasnya. Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Ketua KPU Situbondo, Jajaran Sekretariat, PPNP dan Siswa PKL SMKN 1 Panji. (Qz)

Persiapan Pemilu 2024, KPU Situbondo Lelang Ribuan Bilik Suara

kab-situbondo.kpu.go.id - Sebanyak 7.360 bilik suara yang dimiliki oleh KPU Situbondo akan dihapuskan dengan metode lelang. Lelang terhadap bilik suara berbahan alumunium ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Aziz Staff Bagian KUL menjelaskan bahwa bilik suara adalah salah satu perlengkapan pemungutan suara dalam pemilu serentak 2024. Direncanakan, seluruhnya akan mengggunakan bilik suara berbahan karton. Hal ini sejalan dengan bahan kotak suara yang juga berbahan karton dan telah digunakan dalam Pemilu 2019 maupun Pemilihan 2020. "Meskipun berbahan karton, dari sisi kekuatan dan unsur kerahasiaan tetap bisa dipastikan berjalan sesuai asas dan prinsip pemilu" kata Aziz, Jumat (11/03/2022). Hal ini tercermin pada pengalaman Pemilihan 2020 yang lalu di mana KPU Situbondo menggunakan bilik suara berbahan karton di seluruh TPS di Situbondo. Aziz menambahkan, bilik suara berbahan alumunium yang dilelang ini dalam kondisi baik walaupun terakhir digunakan dalam Pemilihan Umum Serentak tahun 2014 lalu dan tersimpan baik di Gudang kantor. Terkait dengan perawatan, Aziz mengatakan bilik suara berbahan kardus lebih mudah perawatan dan penyimpanannya selain itu juga bahannya lebih ringan dibandingkan dengan alumunium. Pada kesempatan yang sama, Fariul Laily Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Situbondo mengatakan, proses lelang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Rabu (09/03) pukul 09.00 WIB yang dilakukan secara virtual" ucapnya. "Kami (red: KPU Situbondo) hanya mengikuti dan menyaksikan proses lelang tersebut bersama dengan Marwoto Ketua KPU Situbondo dan juga H. Sanayo Sekretaris KPU Situbondo" tambah Lilik sapaan akrab Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik itu. Tercatat 6 nama yang menikuti lelang tersebut diantaranya; Anton Hartono, Mat Yasin, Muhammad Ali, Didi Kunsidi, Asmuni dan Sodikin. Namun hanya satu nama yang berhasil memenangkan lelang tersebut yaitu Anton Hartono asal Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. Hasil lelang kotak dan bilik suara ini selanjutnya akan masuk semuanya ke kas negara. (Qz)

Sekretaris Jatim Lantik 155 Kasubbag; 4 Diantaranya dari KPU Situbondo

kab-situbondo.kpu.go.id - Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Nanik Karsini melantik 155 Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur baik secara daring maupun luring hari ini, Jum’at (11/3). Momentum ini merupakan sebuah langkah penataan dan pembenahan organisasi Sekretariat Penyelenggara Pemilu. 4 diantaranya adalah Kasubbag di Sekretariat KPU Situbondo yakni Fairul Laily (Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik), Elysa Kustanti (Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Pasritipasi dan Hupmas), Dedy Rahmat Wahab (Kasubbag Hukum dan SDM) serta Budiono (Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi). Surat Dinas Sekjen KPU Nomor 536/SDM.05.5-SD/04/2022 menjadi dasar pendelegasian wewenang pelaksanaan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Kasubbag pada Sekretariat KPU Provinsi/ KIP Aceh dan Sekretariat KPU Kabupaten/ Kota oleh Sekjen KPU kepada Sekretaris KPU Provinsi. Dengan demikian, pelantikan Kasubbag di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur hari ini dilakukan oleh Sekretaris KPU Jatim. Kesempatan kali ini, Sekretaris KPU Jatim membacakan naskah sambutan Sekretaris Jendral KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno. Diawal sambutan sekjen KPU, Sekretaris KPU Jatim menyampaikan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji pada hari ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2020 secara tuntas. “Pelantikan secara serentak ini melibatkan 2121 Kasubbag pada Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Indonesia. Di Jawa Timur sendiri ada 155 orang Kasubbag yang dilantik. Momentum ini bagi Kita menjadi sebuah langkah penataan dan pembenahan organisasi Sekretariat Penyelenggara Pemilu,” ujarnya sembari membaca naskah sambutan sekjen KPU. Lanjut, Nanik mengatakan Penataan Organisasi dan Tata Kerja Kesekretariatan KPU akan memperluas dukungan pada tugas dan fungsi pelayanan agar lebih kompetitif, inovatif, produktif serta akuntabel dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. “Kedepan, tantangan tugas kita tidaklah mudah. Maka dari itu, dalam menjalankan tugas kedepan kita harus melaksanakan konsolidasi untuk menjaga soliditas, koordinasi dengan berbagai stakeholder, serta meningkatkan kompetensi,” pungkas Nanik. (Qz)

Bersyukur Menjadi PNS, 3 PNS KPU Situbondo Kompak Gelar Syukuran

kab-situbondo.kpu.go.id - Bentuk syukur atas nikmat yang telah Allah berikan, 3 PNS KPU Situbondo kompak menggelar syukuran secara sederhana namun penuh makna, Jum’at (11/03) Pagi di KPU Situbondo. Adapun 3 PNS tersebut ialah Muhammad Yoga Iswara asal Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, Joko Susilo asal Kabupaten Semarang Jawa Tengah dan Hendrik Kristanto asal Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Pasalnya Rabu, (09/03) lalu mereka telah resmi dan sah diangkat menjadi PNS di Sekretariat KPU Situbondo. Hendrik salah satu diantara mereka dalam acara syukuran tersebut mengatakan bahwa selama menjadi CPNS setahun lamanya di KPU Situbondo Hendrik mendapatkan banyak pengalaman dan kesan baru. “Setahun lamanya saya berproses disini hingga saya bisa menjadi seperti saat ini (red: PNS), Alhamdulillah saya mendapatkan pengalaman dan kesan baru. Namun kedepannya saya memohon kepada seluruh pimpinan, jajaran Sekretariat dan rekan-rekan kerja untuk membimbing saya agar saya mampu bekerja lebih baik lagi” ujar Hendrik. Kegiatan syukuran tersebut diikuti oleh seluruh pegawai KPU Situbondo, hadir juga dalam acara teresebut Ketua KPU Situbondo Marwoto dan anggota KPU Situbondo lainnya. Pada kesempatan itu Marwoto mengucapkan selamat dan sukses atas resminya menjadi PNS. “Selamat saya ucapkan untuk 3 orang PNS di KPU Situbondo, setelah satu tahun lamanya berposes menjadi CPNS akhirnya Hari Rabu kemarin secara resmi dan sah kalian telah resmi menjadi PNS” sambut Marwoto. Selain itu, Marwoto juga menambahkan bahwa amanah menjadi abdi negara merupakan Amanah yang luar biasa ia juga berharap agar mengabdikan dan memberikan segala kemampuan yang dimiliki. “Amanah menjadi abdi negara merupakan amanah yang luar biasa. Anda bisa mengabdikan dan memberikan segala kemampuan yang ada untuk diniatkan dengan baik, paling tidak untuk KPU Situbondo dan meraih prestasi” cakap Marwoto. Ketua KPU Situbondo jiga mengatakan agar 3 PNS tersebut bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal sehingga kedatangan mereka didalam kekosongan SDM dapat terpenuhi. “Saya berharap setelah resmi menjadi PNS barangkali pak Sekretaris membutuhkan tenaga profesional kami harap kalian bertiga dapat mampu melaksanakan tugas tersebut. Dari beberapa kekosongan SDM dengan kedatangan panjenengan bertiga dapat terpenuhi” pungkas Ketua KPU Situbondo itu. Selain itu, Sanayo Sekretaris KPU Situbondo juga ikut angkat biaca pada acara syukuran tersebut. Ia mengatakan dengan resminya 3 PNS tersebut merupakan tambahan energi bagi KPU Situbondo untuk memberikan pelayanan terbaiknya telebih untuk mensukseskan hajatan demokrasi tahun 2024 mendatang. (Qz)

Gelar Kick Off Reformasi Birokrasi, Begini Kata Pimpinan KPU Jatim

kab-situbondo.kpu.go.id - KPU Jawa Timur, Kamis (10/03) Pagi menggelar Kick Off Reformasi Birokrasi Tahun 2022 bersama KPU se-Jatim secara hybrid salah satu diantaranya adalah KPU Situbondo. Jajaran Komisioner dan Sekretariat pun turut hadir mengikuti acara tersebut melalui virtual di Ruang PPID KPU Situbondo. Menyimak apa yang disampaikan oleh Choirul Anam, Ketua KPU Jatim mengatakan bahwa Penerapan Reformasi Birokrasi di Lembaga KPU menjadi salah satu sarana untuk melaksanakan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 lebih demokratis. Setidaknya melalui Reformasi Birokrasi, KPU telah menyusun beberapa rencana aksi di sembilan area untuk kegiatan tahapan penyelenggaraan Pemilu. Anam melanjutkan, untuk mencapai hal tersebut, Reformasi Birokrasi harus dilakukan bersama-sama, baik oleh jajaran Sekretariat maupun Komisioner. “Saya harap Kawan-kawan Komisioner juga ikut mendukung dan mengawal karena Reformasi Birokrasi juga melekat pada tanggung jawab Komisioner,” tuturnya (10/3/2022). Senada dengan yang telah disampaikan Anam, Divisi SDM dan Litbang, Rochani menilai bahwa pelaksanaan Reformasi Birokrasi di tahun 2022 memiliki nilai strategis bagi KPU karena bersamaan akan dilaksanakannya kegiatan tahapan Pemilu 2024. “Akan sangat menarik dan sangat dinamis pencapaian rencana aksi Kita ini di dalam tahapan Pemilu,” menurutnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Ia memberikan contoh dalam dua hal. Pertama, soal regulasi yang akan sangat deras ketika tahapan Pemilu berlangsung sehingga Penyelenggara harus melakukan identifikasi di setiap regulasi yang diterbitkan. Kedua, terkait layanan informasi baik internal maupun bagi pihak eksternal. Mantan Ketua KPU Kota Batu ini juga berpendapat bahwa Reformasi Birokarasi sudah menjadi life style sehingga sangat perlu dilakukan internalisasi nilai-nilai dengan rencana aksi. “Bisa jadi rencana aksi hanya disusun tim kecil saja, tapi tidak dipahami anggota lain di sebuah institusi, maka penting untuk internalisasi. Apa saja yang direncanakan, serta kapan target waktu penyelesainnya,” jelas Rochani. Sementara itu, Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq menekankan kembali ada lima kata kunci yang dimilik KPU dalam platform/ roadmap pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 612/ORT.04-KPt/05/KPU/XII/2020. Pertama, keterlibatan semua elemen. Kedua, kesinambungan antara proses evaluasi dan pengawasan. Ketiga, adanya upaya perbaikan yang dilakukan terus menerus. Keempat, sosialisasi internal dan eksternal. Dan kelima yaitu adanya rencana aksi. “Awal Februari lalu, Kita telah melaksanakan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi tahun 2021, sedangkan hari ini Kita menyelenggarakan Kick Off Tahun 2022. Hal ini merupakan sebuah rangkaian yang terukur dan berkesinambungan yang perlu dicermati bersama sebagai upaya dan langkah perbaikan yang dilakukan secara kontinyu,” pungkas Rozaq. (Qz)

Ingin Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Sukses? Ini 5 Kunci yang Harus Dipahami

kab-situbondo.kpu.go.id - Miftahur Rozaq Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Logistik juga turut andil memberikan pengarahan kepada 38 Kabupaten/Kota yang mengikuti acara Kick Off Reformasi Birokrasi secara virtual Kamis, (10/03) siang. Mengawali arahannya, Rozaq sapaat akrab komisioner KPU Jatim tersebut mengatakan bahwa adanya evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi tahun 2021 hingga sampai Kick Off Reformasi Birokrasi tahun 2022 merupakan proses berkesinambungan dan berkelanjutan yang semuanya memiliki irisan untuk dicermati bersama. “Dalam pemaparan Sebelumnya saya sudah menyampaikan terkait dengan kandungan inti dalam Keputusan KPU Nomor 612/ORT.04-KPt/05/KPU/XII/2020 itu tentang Reformasi Birokrasi itu ada 5 item faktor-faktor kunci daripada pelaksanaan Reformasi Birokrasi kita” ujarnya. Adapun 5 faktor kunci pelaksanaan Reformasi Birokrasi berserta alasan yang disampaikan oleh Rozaq; Pertama, keterlibatan semua elemen. “Terkait dengan persoalan keterlibatan semuanya, tidak hanya yang ada dalam struktural yang sudah dibuat dalam SK saja yang kemudian namanya itu bekerja memiliki komitmen tetapi keterlibatan semua pihak dalam hal ini adalah komisioner kemudian jajaran sekertariat menjadi penting dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi” Jelas Rozaq Kedua, kesinambungan antara proses evaluasi dan pengawasan. “Makanya, diawal pengantar saya menyampaikan, awal Februari lalu kita sudah melakukan evaluasi terkait dengan Reformasi Birokrasi tahun 202. Hari ini kita melaksanakan Kick Off RB Tahun 2022. Ini sebuah rangkaian yang terukur berkesinambungan untuk kemudian kita menjadi hal-hal yang kemudian harus kita lanjutkan kita teruskan kita tingkatkan karena ini terkait dengan kunci selanjutnya” ujarnya. Ketiga, adanya upaya perbaikan yang dilakukan terus menerus “Jadi harus ada upaya perbaikan yang terus-menerus yang sifatnya masih terstruktur dan sistematis terkait dengan perbaikan-perbaikan yang harus kita laksanakan, yang kemudian tidak henti-hentinya kita melakukan beberapa kegiatan dalam Reformasi Birokrasi tidak terkecuali pada hari ini” imbuh Rozaq. Keempat, sosialisasi internal dan eksternal “Melakukan sosialisasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi itu tidak hanya di internal tetapi juga eksternal, contohnya, pada saat dalam forum-forum eksternal melibatkan eksternal pun juga harus melakukan sosialisasi kepada banyak pihak pada banyak lembaga-lembaga” kata Rozaq Dan kelima, yaitu adanya rencana aksi. Itulah tadi 5 kunci kesuksesan pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dijelaskan secara singkat dan detail oleh Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim. (Qz)

Populer

Belum ada data.